Jumat, 03 Juli 2015

Keutamaan Berpuasa

1. Berpuasa sebab diangkatnya derajat seseorang di akherat kelak, sebagaimana Allah berfirman ; "Sungguh, laki-laki dan perempuan muslim, laki-laki dan perempuan mu'min, laki-laki dan perempuan yg tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yg benar, laki-laki dan perempuan yg sabar, laki-laki dan perempuan yg khusyuk, laki-laki dan perempuan yg bersedekah, laki-laki dan perempuan yg berpuasa, laki-laki dan perempuan yg memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yg banyak menyebut nama Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yg besar." (Q.S Al-Ahzab: 35).

2. Allah sendiri yg akan memberi ganjaran kepada orang yg berpuasa, sebagaimana sabda Nabi-shalallahu alaihi wa salam- :"Allah berfirman; Setiap amalan Bani Adam untuk dirinya kecuali puasa, (karena) sesungguhnya itu untuk-Ku dan Akulah yg akan memberi balasan". (H.R Bukhori & Muslim).

3. Seorang yg berpuasa dijalan Allah akan dijauhkan dari api neraka, sebagaimana Sabda Nabi-shalallahu alaihi wa salam- : "dan tidaklah seorang hamba berpuasa sehari dijalan Allah, kecuali Allah menjauhi wajahnya dari api neraka sepanjang perjalanan 70 tahun". (H.R Bukhori & Muslim).

4. Pintu " Rayyan" diperuntukan untuk orang yg berpuasa pada kiamat nanti, sebagaimana Sabda Nabi-shalallahu alaihi wa salam- : "Sesungguhnya didalam surga terdapat pintu yg disebut dengan "Rayyan", masuk kedalamnya orang-orang yg berpuasa pada kiamat kelak, tidak tidak ada yg masuk dari selain mereka. Maka dikatakan : "Mana orang-orang yg berpuasa ??". Maka berdirilah orang-orang yg berpuasa, tidak ada yg masuk dari selain mereka, apabila mereka telah masuk ditutuplah dan tidak ada yg masuk seorangpun dari selain mereka" (H.R Bukhori & Muslim).

5. Puasa kafarah untuk orang-orang yg berdosa, Dari Hudzaifah berkata, Umar bertanya ; "siapa diantara kalian yg hafal hadits dari Nabi tentang Fitnah ?". Hudzaifah berkata : " Saya mendengar dari Rasulullah-shalallahu alaihi wa salam- :"Fitnah seorang laki-laki pada keluarganya, hartanya, dan tetangganya, shalat, puasa dan shodaqoh yg akan menghapusnya. " (H.R Bukhori dan Muslim).

6. Allah mengampuni dosa-dosan setahun yg lalu, sebagaimana Sabda Nabi-shalallahu alaihi wa salam -: "Barang siapa yg berpuasa dibulan Ramadhan dengan dilatari keimanan dan pengharapan, maka diampunkan dosa-dosa yg lalu" (H.R Bukhori ).

7. Orang yg berpuasa merasakan kegembiraan berupa ganjaran ketika bertemu dengan-Nya, sebagaimana Sabda Nabi-shalallahu alaihi wa salam- : "Orang yg berpuasa mendapatkan dua kegembiraan: kegembiraan ketika berbuka, dan kegembiran ketika bertemu dengan Tuhannya". (H.R Bukhori dan Muslim).

8. Tidak ada yg semisal puasa. Sebagaimana sabda Nabi kepada Abu Umamah al-Bahily : 'Hendaklah bagimu untuk berpuasa, (karena) sesungguhnya tidak ada yg semisal dengan nya.' (H.R Bukhori & Muslim).

(Sumber : Al-Jamiul 'Am fi Fiqhis Shiyam, karya Muhammad bin Ali Halawah)
Wallahu 'Alam bi showab.
Semoga bermanfaat.
------------